Postingan

Guru “Pika Towe”

Gambar
  (Refleksi Guru Kampung) Investasi leher ke atas merupakan istilah baru yang kita kenal. Istilah ini mungkin telah lama terngiang ditelinga dan selalu singgah dibibir para motivator. Mery Riana sang motivator sekaligus penulis besar dalam program Talk Show I”m Possible di Metro TV beberapa waktu yang lalu mengangkat tema ‘Investasi Leher ke Atas”. Istilah ini cukup asing ditelinga kaum awam, namun konsep yang dibicarakan pada tema ini yakni melakukan atau mengerjakan dua hal (profesi) secara bersamaan. Hal ini dapat mecerminkan diri saya yang berprofesi sebagai guru, sekaligus membantu ibu untuk memromosikan hasil tenun (bagian pemasaran). Dua hal yang kontradiktif bagaikan merah dan putih, guru menawarkan kosep pendidikan sedangkan penjual semacam stereotip yang melekat dengan istilah makelar. Bukankah merah dan putih bagian yang tak terpisahkan dengan tubuh yang diselimuti oleh kulit kita? Merah darah dan putih tulang tetap satu. Demikian saya menjalani dua profesi ini begitu me...

Cinta Produk Lokal

Gambar
Mencintai produk lokal tidak sekedar bangga, beli dan pakai produknya. Kira-kira seperti itu kutipan prolog diawal pertanyaan ketika diskusi bersama pak Sandiaga Salahudin Uno, menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Terima Kasih dan Bangga tentunya pak menteri memakai dan memberi apresiasi kepada ibu-ibu penenun kelompok Dahlia, yang telah bereksplorasi dalam tenunan serta mensuport tenunan pewarnaan alami ke kanca internasional. Terima kasih pula kepada pak Hari Sungkari, selaku deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, yang telah mensuport dan membina kelompok Dahlia mulai dari fasilitasi ruang kreatif dan saran serta pembinaan berupa pembentukan ekosistem, penguatan ekositem, dan peningkatan SDM pengrajin. "Bangga UMKM binaan saya selalu berkembang" tangkasnya disela diskusi di lobi Inaya Hotel.   Dipenghujung sesi, menteri merespons baik atas harapan kami dan siap melanjutkan kolaborasi antarlembaga dalam hal ini Kemenakertrans dalan meregenerasi penenun dan akan menin...

Sosialisasi dan Pembentukan Kelas Cegah Stunting (KCS) Tingkat Desa

Gambar
Puskemas Nangalili melalui kegiatan Rembuk Stunting mengadakan kegiatan pencegahan stunting tingkat desa. Desa Wae Mose menjadi salah satu desa lokus dengan tingkat stunting yang cukup besar dengan total Kelas Cegah Stanting berjumlah 55 orang. Kegiatan dilaksanakan di balai desa Wae Mose, Daleng Sampa. Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada anak. Masalah stunting merupakan masalah yang tak kalah sexy dengan masalah yang ada di Indonesia, papar Ibu Ratna selaku Kepala Puskesmas Nangalili. Turut hadir Yayasan Wahana Visi Indonesia sebagai mitra penanganan stunting. Bapak Paulus selaku Camat Lembor Selatan, membuka rangkaian kegiatan dan penegasan lanjutan oleh kepala desa Wae Mose, bapak Karolus Matung. Pesarta yang hadir mulai dari Ibu Hamil, anak Balita, dan remaja. (Daleng Sampa, 9 November 2020)

Rombongan Kemeterian Perhubungan RI (Kunjungan di Daleng Sampa, Desa Wae Mose Kec.Lembor Selatan)

Gambar
Kementerian Perhungan RI, yang dipimpin oleh Dirjen Perhungan Udara mengunjungi pengrajin tenun Songke, di Daleng Sampa, Desa Wae Mose, Kec. Lembor Selatan. Turut hadir Kepala Desa Wae Mose, Karolus Matung dan diterima secara adat oleh Bpk, Dominikus Kasur bersama ketua dan anggota kelompok tenun dahlia. Kunjungan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah melalui kementerian Perhubungan RI, dalam meningkatkan kerja sama untuk peningkatkan SDM para pengrajin. Daleng Sampa, 19 September 2020

Token Listrik Gratis

Gambar
Kebijakan Pemerintah melalui PLN memberikan token gratis/diskon bagi pelanggan rumah tangga subs idi ditengah wabah pendemi COVID-19, tak terkecuali diantaranya warga desa Wae Mose dusun Daleng Sampa pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA mendapatkan diskon/token gratis. Apakah anda termasuk pelanggan subsidi dari PLN? Silahkan kunjungi website resmi PLN (https://layanan.pln.co.id)

Baksos

Gambar
Kegiatan kebersihan lingkungan di Dusun Daleng Sampa, jalur utama Lus menuju Daleng dipelopori oleh kaum milenial sebagai bentuk pencegahan terhadap isu pandemik sekaligus memberi ruang kepada tokoh muda untuk berkarya untuk desa. Kegiatan ini sekaligus menidaklanjuti program desa serta perpanjangan tangan dari Karolus Matung selaku kepala desa dalam membentuk karakter tokoh muda. #majuteruslaskardalengbajo Daleng Sampa, 24 Maret 2020

#Laskar Cilik SDI Wae Mose

Gambar
(Fino) Perjuangan, Proses, dan Rasa telah tertumpah dalam sebuah pencapain. Sukses KSN (Kompetisi Sains Nasional) tingkat Kab. Manggarai Barat, utusan lembor selatan SDI Wae Mose. Meraih peringkat kedua tingkat kabupaten dan siap bersaing dilevel provinsi. Sukses untuk selanjutnya Laskar Cilik Daleng Sampa.                                

Postingan populer dari blog ini

Guru “Pika Towe”

#Laskar Cilik SDI Wae Mose