Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

Guru “Pika Towe”

Gambar
  (Refleksi Guru Kampung) Investasi leher ke atas merupakan istilah baru yang kita kenal. Istilah ini mungkin telah lama terngiang ditelinga dan selalu singgah dibibir para motivator. Mery Riana sang motivator sekaligus penulis besar dalam program Talk Show I”m Possible di Metro TV beberapa waktu yang lalu mengangkat tema ‘Investasi Leher ke Atas”. Istilah ini cukup asing ditelinga kaum awam, namun konsep yang dibicarakan pada tema ini yakni melakukan atau mengerjakan dua hal (profesi) secara bersamaan. Hal ini dapat mecerminkan diri saya yang berprofesi sebagai guru, sekaligus membantu ibu untuk memromosikan hasil tenun (bagian pemasaran). Dua hal yang kontradiktif bagaikan merah dan putih, guru menawarkan kosep pendidikan sedangkan penjual semacam stereotip yang melekat dengan istilah makelar. Bukankah merah dan putih bagian yang tak terpisahkan dengan tubuh yang diselimuti oleh kulit kita? Merah darah dan putih tulang tetap satu. Demikian saya menjalani dua profesi ini begitu me...

Guru “Pika Towe”

Gambar
  (Refleksi Guru Kampung) Investasi leher ke atas merupakan istilah baru yang kita kenal. Istilah ini mungkin telah lama terngiang ditelinga dan selalu singgah dibibir para motivator. Mery Riana sang motivator sekaligus penulis besar dalam program Talk Show I”m Possible di Metro TV beberapa waktu yang lalu mengangkat tema ‘Investasi Leher ke Atas”. Istilah ini cukup asing ditelinga kaum awam, namun konsep yang dibicarakan pada tema ini yakni melakukan atau mengerjakan dua hal (profesi) secara bersamaan. Hal ini dapat mecerminkan diri saya yang berprofesi sebagai guru, sekaligus membantu ibu untuk memromosikan hasil tenun (bagian pemasaran). Dua hal yang kontradiktif bagaikan merah dan putih, guru menawarkan kosep pendidikan sedangkan penjual semacam stereotip yang melekat dengan istilah makelar. Bukankah merah dan putih bagian yang tak terpisahkan dengan tubuh yang diselimuti oleh kulit kita? Merah darah dan putih tulang tetap satu. Demikian saya menjalani dua profesi ini begitu me...

Cinta Produk Lokal

Gambar
Mencintai produk lokal tidak sekedar bangga, beli dan pakai produknya. Kira-kira seperti itu kutipan prolog diawal pertanyaan ketika diskusi bersama pak Sandiaga Salahudin Uno, menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Terima Kasih dan Bangga tentunya pak menteri memakai dan memberi apresiasi kepada ibu-ibu penenun kelompok Dahlia, yang telah bereksplorasi dalam tenunan serta mensuport tenunan pewarnaan alami ke kanca internasional. Terima kasih pula kepada pak Hari Sungkari, selaku deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, yang telah mensuport dan membina kelompok Dahlia mulai dari fasilitasi ruang kreatif dan saran serta pembinaan berupa pembentukan ekosistem, penguatan ekositem, dan peningkatan SDM pengrajin. "Bangga UMKM binaan saya selalu berkembang" tangkasnya disela diskusi di lobi Inaya Hotel.   Dipenghujung sesi, menteri merespons baik atas harapan kami dan siap melanjutkan kolaborasi antarlembaga dalam hal ini Kemenakertrans dalan meregenerasi penenun dan akan menin...

Postingan populer dari blog ini

Guru “Pika Towe”

#Laskar Cilik SDI Wae Mose